Bukan aku yang mencarimu, Bukan pula kamu yang mencariku tapi Allah lah yang mempertemukan dua hati yang berbeda atas nama cinta

Kamis, 12 Juli 2012

(¯`•.¸ღ Menjadi Suami Idaman ღ¸.•´¯)


Tidak selalu tuntutan untuk berbuat baik dan bersikap baik ditujukan kepada istri dalam hubungan rumah tangga. menjadi istri idaman untuk suami adalah hal yang harus dipenuhi oleh setiap wanita. menjadi suri tauladan dan guru bagi anak-anaknya dan anak-anak suaminya. akan tetapi disamping itu, seorang istri juga miliki hak-hak yang harus dipenuhi oleh suami.

Kewajiban yang harus ditunaikan juga mencakup tanggung jawab seorang suami atas seisi rumah. Islam telah membagi antara hak-hak istri dan hak-hak suami agar tidak terjadi kesalah pahaman antara keduanya. diantara hak istri yang harus dipenuhi oleh suami adalah sebagaimana yang difirmankan Allah :

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ

Artinya : "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka." (QS An-Nisa : 34)

Menjadi pemimpin yang bertanggung jawab atas istri, atas segala kebutuhannya, baik itu kebutuhan lahir ataupun batin. perhatian terhadap dirinya, peduli dan menampakkan rasa simpati, berperilaku lemah lembut. tampakkan rasa kasih sayang terhadapnya.

Seorang istri tetaplah manusia, yang tidak mungkin dibiarkan begitu saja tanpa perhatian. terkadang sebagian suami bersikap agak tidak peduli terhadap apa yang dilakukan istri. tanpa kata-kata mesra lagi, tanpa sentuhan lembut untuk meringankan bebannya karena dengan setia telah melayaninya.

Setelah mempunyai dua atau tiga anak, seseorang telah merasa tua, dan merasa lebih dewasa. jika memang seseorang itu lebih tua akan lebih dewasa, seharusnya setiap orang yang berkeluarga bisa tampil lebih romantis terhadap pasangannya. lebih dekat, dan lebih mengerti setiap apa yang diperlukan pasangannya. bukan tambah renggang hubungannya, bukan pula seperti orang lain yang seperti tidak pernah kenal.

Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- ketika telah berumur sekitar 50-an tahun. masih tetap romantis terhadap istrinya 'Aisyah -rodhiyallahu 'anha-. masih tetap perhatian dengan semua istri-istrinya.

Dan siapakah suami terbaik? suami terbaik adalah yang sebagaimana disabdakan Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- :

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ، وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

Artinya : "sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. dan saya adalah terbaik diantara kalian terhadap keluargaku." (HR Bukhori, Muslim dan lainnya)

Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- telah mengatakan bahwa dialah orang terbaik diantara para sahabat-sahabatnya terhadap keluarga. ini berarti beliau adalah sebagai panutan bagi setiap orang yang telah berkeluarga. agar meniru beliau dalam berumah tangga. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- juga bersabda :

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا

Artinya : "Paling sempurnanya iman diantara kalian adalah yang paling baik budi pekertinya. dan paling baik diantara kalian adalah yang paling baik budi pekertinya terhadap istrinya." (HR At-Tirmidzi)

Jazakumullah Ahsanal Jaza

Loving You Abii Khalid

Nur Kaffah

(¯`•.¸ღ Menjadi Istri Idaman Dunia wal Akhirat ღ¸.•´¯)

Diantara kepedulian Islam atas kehidupan rumah tangga Islami adalah penjelasan hak seorang istri dan hak seorang suami. agar terjadi keharmonisan hubungan berumah tangga. mengetahui posisi masing-masing agar tidak terjadi kesenjangan jabatan dalam rumah tangga. saling melengkapi dengan menunaikan tugas masing-masing.

Berikut adalah tips bagaimana menjadi seorang istri yang diidamkan didunia dan akherat dan menjadi istri terbaik baik suaminya :

- Pertama dan yang paling penting adalah menerima kepemimpinan suami.

Perlu direnungkan sabda Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- berikut :

لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا

Artinya : "Jila aku (berhak) memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada orang lain, maka aku akan memerintahkan istri untuk bersujud kepada suaminya.” (HR at-Tirmidzi. Beliau mengatakan : Hadist Hasan)

Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- juga bersabda :

أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلْتِ الْجَنَّةَ

Artinya : "Perempuan mana saja yang meninggal, sedangkan suaminya dalam keadaan ridho terhadapnya, maka dia masuk surga." (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi. Beliau mengatakan : Hadist Hasan Ghorib)

Ketaatan kepada suami adalah wajib atas istri selama suami tidak memerintahkan kepada maksiat kepada Allah. dan selain itu seperti suami memerintahkan suatu hal yang baik, maka wajib atas istri untuk melakukannya.

- Hindari berkata yang kurang baik atau yang tidak enak didengar oleh suami.

Berkata yang santun dan bersikap lemah lembut terhadap suami tanpa mengucapkan kata-kata yang kasar baik ketika suami melakukan kesalahan atau karena hal yang lain. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

وَرَأَيْتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ كَالْيَوْمِ مَنْظَرًا قَطُّ ، وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ " قَالُوا: لِمَ يَا رَسُولَ اللهِ ؟ قَالَ: " بِكُفْرِهِنَّ "، قَالُوا: يَكْفُرْنَ بِاللهِ ؟ قَالَ: " يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ ، وَيَكْفُرْنَ الْإِحْسَانَ لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ، ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ

Artinya : "Dan aku melihat neraka, aku belum pernah melihat pemandangan seperti pemandangan hari ini sebelumnya. dan aku melihat kebanyakan penduduknya adalah wanita. para sahabat bertanya : kenapa wahai Rosulullah? beliau menjawab : karena kekufuran mereka. para sahabat berkata : karena kufur terhadap Allah? beliau bersabda : karena kekufuran mereka terhadap suami, dan kekufuran mereka terhadap kebaikan (suami). jika engkau berbuat baik kepada mereka sepanjang satu tahun, kemudian mereka melihat ada sedikit keburukan dalam dirimu, maka mereka akan berkata : saya tidak pernah melihat kamu berbuat baik sedikitpun." (HR Bukhori dan Muslim)

- Perbanyak Sedekah Dan Istighfar.

Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :
يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ، وَأَكْثِرْنَ الِاسْتِغْفَارَ، فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ " . قَالَتِ امْرَأَةٌ مِنْهُنَّ: وَمَا لَنَا يَا رَسُولَ اللهِ ؟ قَالَ: " تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ، وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ ، وَمَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَغْلَبَ لِذِي اللُّبِّ مِنْكُنَّ " . قَالَتْ: يَا رَسُولَ اللهِ، وَمَا نُقْصَانُ الْعَقْلِ وَالدِّينِ ؟ قَالَ: " أَمَّا نُقْصَانُ الْعَقْلِ فَشَهَادَةُ امْرَأَتَيْنِ تَعْدِلُ شَهَادَةَ رَجُلٍ فَهَذَا نُقْصَانُ الْعَقْلِ، وَتَمْكُثُ اللَّيَالِيَ مَا تُصَلِّي، وَتُفْطِرُ فِي رَمَضَانَ فَهَذَا نُقْصَانُ الدِّينِ

Artinya : "Wahai para wanita, bersedekahlah! dan perbanyak istighfar karena aku melihat penduduk neraka yang kebanyakan adalah kalian. salah seorang perempuan berkata : kenapa kami wahai Rosulullah? beliau bersabda : karena kalian banyak melaknat, mengkufuri suami, dan aku tidak melihat dalam diri kalian kecuali 2 (dua) kekurangan yaitu kekurangan akal dan agama yang sangat dominan dalam diri kalian. wanita itu berkata : wahai Rosulullah, apa yang dimaksud 2 (dua) kekurangan akal dan agama? beliau bersabda : kekurangan akal yaitu karena persaksian 2 (dua) orang dari kalian sebanding dengan seorang laki-laki, maka ini yang disebut kekurangan dalam akal. dan berhari-hari kamu tidak sholat (karena haid) dan juga tidak puasa ramadhan (karena haid, hamil atau menyusui), maka ini yang dimaksud kekurangan dalam agama." (HR Muslim)

#Rujukan :
Sunan At-Tirmidzi karya Imam At-Tirmidzi, bab Hak Suami Atas Istri.
Sya'b Al-Iman karya Abu Bakr Al-Baihaqi, bab Hak Anak dan Keluarga, dan bab Kebanyakan Penduduk Neraka Adalah Wanita.

Jazakallah Kak Heri Prasetyo

Syukron berkenan membacanya :)

Nur Kaffah

Kamis, 03 Mei 2012

(¯`•.¸ღ Hijab Muslimah ღ¸.•´¯)

Hijab Muslimah(Jilbab Gwe banget)
Menjawab beribu alasan muslimah enggan berjilbab

Oleh : Nur Kaffah

Sesungguhnya seorang wanita muslimah akan menemukan bahwa di dalam hukum islam ada perhatian yang sangat tinggi terhadap dirinya agar dapat menjaga kesuciannya, agar dapat menjadi wanita mulia dan memiliki kedudukan yang tinggi. Dan syarat-syarat yang diwajibkan pada pakaian dan perhiasannya tidak lain adalah untuk mencegah kerusakan yang timbul akibat tabarruj (berhias diri) dan menjaga dirinya dari gangguan orang-orang. Syariat Ini pun bukan untuk mengekang kebebasannya akan tetapi sebagai pelindung baginya agar tidak tergelincir pada lumpur kehinaan atau menjadi sasaran sorotan mata dan pusat perhatian.

Defenisi Hijab Secara Bahasa

Al-Hijab berasal dari kata hajaban yang artinya menutupi, dengan kata lain al-Hijab adalah benda yang menutupi sesuatu, menurut al-Jarjani dalam kitabnya at-Ta’rifat mendefinisikan al-Hijab adalah setiap sesuatu yang terhalang dari pencarian kita, dalam arti bahasa berarti man’u yaitu mencegah, contohnya: Mencegah diri kita dari penglihatan orang lain.

KEUTAMAAN HIJAB

1. Hijab merupakan tanda ketaatan seorang muslimah kepada Allah dan Rasul-Nya.
Allah telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firmanNya:
وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالا مُبِينًا
“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al Ahzab: 36)

2. Hijab itu Iffah (Menjaga diri).
Allah menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda ‘Iffah (menahan diri dari maksiat). Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59)

3. Hijab adalah Kesucian
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ

“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri- istri Nabi), Maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (QS. Al Ahzab: 53)

4. Hijab adalah Ketaqwaan

يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

Hai anak Adam, Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. dan pakaian takwa Itulah yang paling baik. yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (QS. Al-A’raf: 26)

Hai Sis jangan takut berjilbab yah !

Takut? Emangnya uji nyali?
Nggak cuma uji nyali aja yang
bisa bikin orang takut, berjilbab pun
ternyata masih banyak yang pada takut.
Mulai dari takut dicemooh, takut nggak
bisa bebas beraktivitas, takut gerah,
takut sulit dapat pekerjaan hingga takut
ggak dapat jodoh.

Padahal kalo dipiki-piki , jilbab adalah suatu gaya berpakaian yang lagi tren saat ini, lho. Emang sih beberapa tahun yang lalu, jarang banget kita nemuin cewek berjilbab. Tapi saat ini hampir di setiap sudut meja, eh, kota banyak muslimah yang sudah mulai sadar untuk berjilbab. Di sekolah-sekolah baik yang berbasis Islam atau pun umum, perguruan tinggi negeri dan swasta, tempat-tempat kursus hingga di pasar, mal, dan pabrik-pabrik, jilbab mulai marak. Bahkan di perkantoran yang dulunya jarang banget didapati busana muslimah ini, kini hampir di setiap kantor bisa dijumpai wanita muslimah yang berjilbab. Tuh kan, keren nggak sih?

Tapi ternyata di balik hingar-bingar cewek berjilbab, itu belum semuanya mau mengenakannya, sobat. Why? Karena banyak di antara mereka yang meskipun mengaku Islam, tapi masih juga enggan untuk berjilbab. Banyak sih alasan klise yang bakal dijadikan senjata andalan. Mulai dari pendapat yang bilang kalo jilbab tuh busana yang nggak gaul, ribet, dan bawaannya gerah mulu, hingga yang paling sering muncul nih, nggak siap. Nggak siap? Wah, macam mana pula ini?


Bahkan ada juga yang mau pake jilbab asal dengan syarat dibeliin mobil sedan keluaran terbaru. Walah! Eh…tapi ini beneran ada lho.
Tapi jangan salah, kita kudu bersyukur juga, karena ternyata masih ada sodara kita yang sudah niat hati sih pingin berjilbab tapi apa daya nggak boleh sama ortu. Dengan alasan kayak anak udik-lah, entar sulit dapat kerjaan-lah, lama dapat jodohnya de el el. Ortu punya kuasa untuk melarang anaknya berjilbab. Gimana nggak, kalo larangan itu disertai ancaman bakal distop uang SPP dan uang saku, bahkan mungkin juga distop nggak boleh aktif di rohis (tempat dia sadar tentang wajibnya jilbab). Lalu gimana dong cara untuk meyakinkan ortu agar dibolehin pake jilbab?

A. Kriteria Jilbab(Hijab)
- Meliputi anggota tubuh kecuali muka dan telapak tangan
- Tidak tembus pandang
- Tidak sempit
- Tidak menyerupai pakaian laki-laki
- Bukan pakaian menarik nafsu seseorang apabila menihatnya

B.Kenapa ya teman kita mereka tidak berjilbab?
1. Tidak tahu penting dan WAJIBnya berjilbab
2. Tunggu nanti : Keburu tua donk
3. Dilarang ortu, pacar, kantor dll
4. Tidak mau karena jilbab :
- Kuno
-Kampungan
- Menutupi kecantikan
- Membatasi pergaulan
- Mengekang
- Diskrimainatif
- Membawa derita de el el..

oke sis mari kita dengarkan alasan mereka dan kita jawab bersama
1. Aku sih entar ajah, hati dulu deh yang dijilbabin
Jawab : Entar emang bisa jamin masih hidup?kebaikan kok di tunda sih.. !!
emang bisa jamin besok masih hidup?kebaikan itu emang perlu dipaksa sis
kamu ngak bakal mau jalan naik motor kalau tidak dipaksa polisi disuruh pakai padahal itu untuk keselamatan dirimu sendiri,itu baru suruhan polisi apalagi hijab ini adalah suruhan Allah subhanahua taala..

2. Temen aku ajah berjilbab kelakuanya masih parah! Mending aku donk yg ngak pakai sekalian..
Jawab : Belum tentu yah paling tidak sudah melaksanakan perintah Allah.kamu?
masak ia sih teman kamu yang berkelakuan parah begitu aja berjilbab lah kamu kok ngak ! tadi katanya lebih baik dari dia???

3. Berbuat baik bukan Cuma berjilbab dan jilbab bukan tolak ukur keimanan seseorang !
Jawab : BETUL ! Jilbab bukan tolak ukur keimana seseorang namun merupak an realisasi amal keimanan kita.(iman harus di buktikan dengan amal bukan?)
Pada ahirnya amal tersebut menunjukan sisi ketaqwaan kepada Rabbi

Kata alasan merka lagi
1. Modalku rambut , kalo pake jilbab makin jelek..
Jawab : apa sih modal cantiknya cewe itu ? apa wajah?body?warna kulit? oh no bukan itu sis.. yang bikin cantik itu adalah rambut, secantik apapun seorang model wajah cakep,body oke warna kulit aduhai jika berjalan di panggung model(apa ya bahasanya.hehe saya lupa..pokoknya itulah)kalau botak cantik ngak??ayo jawab jujur...hihi serem? Nah loh tambah jelek kan,kcoba alo jilbab dijamin punya rambut apa ngak so tetep cantik kerna tertutup/hijab

2. Lama dapat Jodohnya
Jawab : kato sopo ??? Bukankah ustadz kita selalu mengatakan bahwa jodoh,rezeki dan kematian(umur) Allah yang menentukan ! Nah loh kenapa bikin presepsi sendiri, ngak berjilbabpun tidak menjamin cepat dapat jodoh,
banyak realita bahwa yang tidak berjilbabpun ada yg belum mendapatkan jodoh dan sebaliknya yg berjilbab duluan..so kita kembalikan semua itu kepada Allah yang,mengaturnya

3. Apa kata dunia klo aku pake jilbab?????
Jawab : ente makin cantik cin.hehe

4. Ngaaaaaaaaaaak siaaaaaaaaaap !!!
Jawab : hadeuuh nenk kapan siapnya kalo nunggu siapnya sih kagak baek-baek kita, kadang kebaikan itu harus dipaksa supaya kita menjadi baik bukan seperti contoh polisi diatas !

C. Mengapa Harus berjilbab?

a. Menjalankan perintah Allah(Al ahzab : 59)
b. Menjalankan hadis Rasul
c. Mencontoh para sahabiyah

D. Mamfaat Berjilbab
1. Mudah dikenali sebagai muslimah
2. Semakin medekatkan diri pada Allah
3. Menjauhkan dari maksiat
4. Berpikir-pikir untuk melakukan maksiat takut dengan Allah dan selalu ingat dengan jilbab di kepala
5. Lebih aman dan tidak di goda atau di colek sembarangan(teman cowok juga akan santun dan ikut menjaga kita
6. Meningkatkan motivasi keislaman untuk kehidupan dunia-akhirat
7. Merdeka dalam artian sebenarnya
“ pernah liat cewe kalo duduk di angkot, pasti duduknya gelisah dengan menutup pahanya takut kelihatan isi dalamnya, semenara jilbab dengan pakaian syar’i memudahkan kita dalam bergerak bebas”
8. Dengan berjilbab kita tidak diukur dari fisik, melainkan dari kecerdasan dan kebaikan dari hati kita (Innerbeuty)
9. Jilbab membawa kita kelingkungan yang baik
“tidak mungkin kita malah senang di tempat diskotik mau dugem,pastilan ke arah yang lebih baik, sebab ketika kaki melangkah ke arah maksiat maka jilbab bicara melalui nurani”
10.Dengan berjilbab kontrol di tangan permpuan buka pria
“ kita yang memilih kepada siapa kita perlihatkan aurat kita yakni keluarga mahram dan suami kita kelak,bukan sebebasny orang. Berbeda halnya merke yang terbuka paha serta betis mulus mereka dengan gampang dilihat paklek sayur tukang sate bang siomay..jiaaahhh...oh no sis..
11. Dengan berjilbab kita telah melakukan seleksi suami
“ Percayalah hanya laki2 istimewa yang berani meminang kita, bukan sembarangan !
12. Jilbab mencegah penyakit jasmani
Mencegah penyakit kulit (terbakar karena sinar matahari) dll yg tak semua disebut
13. Jilbab membawa kesehatan jiwa, hati jadi nyaman dan tentram
14. Dengan jilbab kita maju bersama-sama
15. Denga berjilbab menjadikan kita tauladan,lebih didengar apabila dimintai pendapat (iman,ilmu,amal tingkatkan yah ! )
16. Dengan jilbab lebih anggun dan nyaman dipandang mata
“jaga kebersihan,kerapian dan keserasian” jangan sembarangan misal jilbab kuning baju ijo rok merah sepatu putih kaoe ungu..jiaahh..sisi yang ada kita dibilang akhwat unbul-unbul .. :D

Nah untuk sementara itu dulu catatan k'imah mengenai Hijab/Jilbab
jika ada yang perlu di sharingkan silahkan..
ingat sahabatku bahwa setelah kamu tahu ilmu ini sampaikan kepada mereka yang belum mengerjakan syariatnya ini.

linkWith

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...